Akheela Chandra Dewanto, Gokart & Ujian Nasional
2019-03-21 09:53:38

mobilinanews (Sentul) - Selalu menunjukkan semangat juang yang tinggi, itu kesan pertama pada pegokart Akheela Chandra Dewanto. Di usianya masih 14 tahun, sudah bertempur di kelas Senior sejak tahun lalu.

Prestasi dan jam terbangnya, lumayan tinggi. Tahun 2017, Akheel dipercaya IMI Pusat mewakili Indonesia berkompetisi pada event FIA-CIK Academy Thropy di sirkuit bergengsi Eropa : Genk (Belgia), Le Mans (Perancis) serta Alaharma (Finlandia). 

Berbagai event gokart telah dilalapnya, dengan prestasi mentereng. Dari event Rotax max, Rok Cup, X30 hingga AKOC.

Tahun 2015, kelahiran Jakarta 24 September 2004 ini menyandang gelar runner up nasioal kelas Micromax, juara 1 AKOC 125 cc Open Junior di Macau (2016), juara 2 AKOC X30 Junior Macau pada tahun sama dan juara 3 Junior Rok Nasional pada 2017.

Lalu, bagaimana dengan tahun ini? Tetap fight dan rajin mengikuti event gokart.

"Untuk tahun ini, targetnya tidak muluk-muluk. Istilahnya, nothing to lose, karena harus juga berkonsentrasi mengikuti UN (Ujian Nasional)," ungkap Akheel di sirkuit gokart Sentul, Bogor, Sabtu (16/3/2019).

Tentu tidak hanya pas UN, melainkan sebelumnya juga. Yakni dengan persiapannya, melakukan try out, ulangan harian harus bagus dan lain sebagainya.

Saat ini, andalan tim UT Racing Dapur Cokelat ini sekolah di Mentari International School Bintaro Grade 9 (kelas 3 SMP). Ujian Nasional akan dilangsungkan pada minggu ketiga April 2019.

Meski begitu, menurut Okky Dewanto sang ayah, Akheel akan tetap fight pada setiap event yang diikuti.

"Tapi, pas deket-deket UN nanti, tentunya Akheel akan memilih prioritas karena menyangkut masa depan dia. Yah, pokoknya yang terbaik untuk Akheel," pungkas Okky. (bs)