Balap Motor 2019 : Digelar di Sirkuit Permanen & Kelas Dipangkas
2019-01-10 04:22:24

mobilinanews (Jakarta) - Medya Saputra, Waketum Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat mengatakan, pihak IMI akan meningkatkan kualitas event balap motor dengan sangat memperhatikan faktor safety (keamanan).

"Caranya, akan menggelar balap motor di sirkuit permanen. Karenanya nyatanya kita sudah memiliki begitu banyak sirkuit balap motor permanen di Indonesia. Dengan begitu, balapan menjadi lebih terarah, jadwal yang pasti sehingga tim bisa membuat schedule dengan baik," ujar Medya seperti dikutip di AutoMGZ Journal of The IMI.

Selanjutnya, membenahi regulasi. "Lebih tepatnya, penyempurnaan regulasi. Pada 2016 dan 2017 regulasi kami godok, 2018 disempurnakan dan 2019 dijalankan. Ini agar balapan tidak hanya dikuasai salah satu merek kendaraan," lanjut Medya.

Caranya, dari sisi teknik akan dibuat seimbang sehingga semua merek memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara. Selain itu, jumlah kelas cc motor yang dilombakan juga akan dipangkas dibanding tahun sebelumnya.

"Mengingat Indonesia terlalu besar, dan problem kita ekonomi, peserta otomatis turun karena biaya balap terlalu tinggi. Kalau tahun lalu dilombakan 6 kelas, kemungkinan tahun ini hanya 3 kelas saja," ungkap Medya.

Dari 3 kelas tersebut, kelas 150 cc bebek akan mendapat perhatian khusus dan prioritas. Dampak yang akan dirasakan dengan pemangkasan kelas tersebut, cost akan lebih murah karena keterlibatan kru dan mekanik otomatis berkurang.

"Satu hal penting lagi, setiap balapan akan menggunakan sistem lomba race 1 dan race 2. Selain untuk efisiensi, juga membuat race bakal lebih bergairah dan menarik," pungkas mantan Ketum IMI Bengkulu ini. (hilary, bersambung)