Pembalap yang Lempar Karung Hukumannya Lebih Berat Dibanding yang Kena Karung, Ini Penjelasan Petinggi Balap Motor Indonesia
2017-11-15 06:02:58

MOTOR Plus-Online.com - Bidang Balap Motor Indonesia di bawah Ikatan Motor Indonesia (IMI) sudah bergerak untuk kasus balapan road race di Bondowoso, Jawa Timur (12/11/2017).

Medya Saputra, Kepala Bidang Balap Motor IMI Pusat langsung turun tangan dengan meminta IMI Jawa Timur usut pelakunya.

IMI Pusat memutuskan supaya pembalap yang lempar karung dikenakan sanksi hukuman seberat-beratnya.

Pembalap yang terkena karung juga dapat sanksi hukuman tapi tidak seberat si pelempar karung.

"Kami usulkan dan harusnya bisa supaya yang pembalap yang melempar karungdihukum seumur hidup tidak bisa balap," kata Medya Saputra ke MOTOR Plus Online.

Medya Saputra menjelaskan kenapa hukuman si pelempar karung lebih berat dibanding pembalap yang terkena karung.

1. Pembalap yang melempar karung harus dihukum seumur hidup enggak bisa balap. Lemparan karung menyangkut keselamatan pembalap lain. Karung yang dilempar dan kena pembalap sangat berbahaya. Efeknya bisa kecelakaan fatal.

2. Pembalap yang terkena lemparan karung bisa kena hukuman 3 tahun enggak boleh balap. Dia penyebab terjadinya lemparan karung.

"Awalnya kan sikut-sikutan. Hukuman 3 tahun karena dialah penyebabnya sampai pembalap lain melempar karung," beber Medya.

"Kalau saja tahu pembalap yang jatuh karena sikut-sikutan, langsung ajukan protes ke Pimpinan Lomba, pasti yang kena hukuman cuma yang menyikut. Ikuti aturan deh biar enggak panjang masalahnya," tutup Medya.

Sumber : MOTOR Plus-Online.com